Tampilkan postingan dengan label Java. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Java. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juni 2014

Cara Format Angka Desimal di Java

Sering ditemui kasus yang mengharuskan programmer untuk menampilkan data berupa angka yang di sesuaikan dengan format tertentu. Maka cara yang biasa di gunakan adalah dengan menggunakan kelas java.text.DecimalFormat. Salah satu contohnya adalah format desimal ke format mata uang seperti Rupiah, Dollar, atau pun yang lainnya.
Berikut contoh penggunaan dari kelas java.text.DecimalFormat :

import java.text.DecimalFormat;

public class DesimalFormat {

    public static void main(String args[])  {

        Double nilai = 25000000.00;
        DecimalFormat df = new DecimalFormat("#,###,##0.00");
        System.out.println(df.format(nilai));

        //contoh penggunaan Desimal Format adalah konversi nilai
        //harga ke rupiah
        Double harga = 25000.00;
        df = new DecimalFormat("#,###,##0.00");
        String rupiah = "Rp"+df.format(harga);
        System.out.println(rupiah);

    }
}

Hasil :
Hasil Format Desimal
Hasil Format Desimal

Done....:D

Kamis, 16 Januari 2014

Aplikasi Blogger Reader di Android Part 2

Buat Project
Buatlah project pada eclipse anda. Jika belum memilikinya maka anda dapat mengunduh ADT Bundle di sini. berhubung notebook saya tidak bisa menggunakan emulator bawaan ADT Bundle, maka saya akan menggunakan smartphone. Dan dikarenakan saya akan menggunakan Drawer maka project yang saya buat menggunakan API diatas atau setara dengan ICS, dalam kasus ini saya gunakan API 16.
Tambahkan Permission untuk menggunakan internet pada Manifest.
<uses-permission android:name="android.permission.INTERNET" />
Tampilan
 Anda bisa mengkreasikan tampilan pada aplikasi ini. Saya akan menggunakan menu drawer. Untuk membuat menu Drawer anda bisa mencari tutorial nya di Google. Tapi akan saya ulas pada postingan lainnya.
JSON
 Ini adalah inti dari apikasi ini. Dimana untuk mendapatkan data blog kita akan menggunakan metode httprequest ke Blooger API dan hasilnya berupa JSON format. Untuk memahami Blogger API silahkan baca lagi pada postingan sebelumnya disini.
Saya juga akan membahas JSON pada postingan lainnya.
Hasil
Hasil Home

Hasil Post
Done :D

Kamis, 27 Juni 2013

Game Space Defense

Salah satu fungsi game adalah untuk mengisi waktu kosong. Dengan demikian genre game yang bertujuan untuk mengisi waktu luang tersebut mulai tercipta yaitu salah satu nya adalah Arcade.
Banyak game pertahanan yang sudah tercipta salah satunya adalah “Bloons Tower Defense” yang merupakan game yang sudah mendunia dan sangat diminati dibanyak kalangan.
Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. Java sendiri bisa digunakan untuk pemrograman game, dan sudah banyak game yang dibuat dari bahasa pemrograman ini.
Maka dengan permasalahan diatas dapat di rancangkan suatu game yang ber-genre arcade dengan basis pertahanan yaitu mempertahankan base dari terjangan meteor yang terus berdatangan untuk selanjutnya disebut dengan “Pertahanan Luar Angkasa” atau “Space Defence”.
Space Defense

Alur game :
  • Mempertahankan base dari serangan meteor dengan menggunakan senjata berupa peluru normal dan peluru spesial.
  • Jika score kelipatan 100 bertambah di tiap level.
  • Meteor akan hilang jika peluru mengenai meteor dan skor bertambah 1 di setiap meteor yang tertebak permainan berakhir jika meteor bertabrakan dengan base
Spesifikasi Game :
  • Dekstop
  • Single player
  • Java JRE 1.7 (keatas)
  • Genre : arcade
  • Tools : Java 1.7 Net Beans
  • Input : Keyboard dan Mouse
Aturan(Role) Game :
  • Player hanya punya satu nyawa
  • Player dapat menembakan peluru/proyektil berupa peluru normal dan peluru spesial
  • Peluru bersifat piercing(tembus)
  • Jumlah peluru normal tidak terbatas,sedangkan jumlah peluru spesial adalah 4
  • Jumlah maksimal level player adalah 6
  • Kenaikan level berdasarkan jumlah meteor yang telah di hancurkan dengan kelipatan 100 meteor
  • Game over jika player terkena meteor
Beberapa Screnshot :
Space Defense - Bom

Space Defense - Proyektil Normal

Space Defense - Meteor

Sourcecode menyusul :P

Senin, 19 Maret 2012

Membuat Aplikasi Buku Telepon Sederhana - Part2


Buat sebuah project di Netbeans dan buat form seperti dibawah. Pada aplikasi ini saya membuat project dengan struktur seperti bibawah :
Package Koneksi nanti nya akan di isi kelas handle ke database, dalam hal ini yang kita gunakan adalah DB4o
Apa itu DB4o?
Package Main berisi form dan main program. juga terdapat package testing untuk menguji fungsi-fungsi tertentu.
Package Mode akan diisi dengan kelas yang berfungsi sebagai model dapam aplikasi ini, didalam nya juga terdapat package TabelModel untuk memodelkan tabel di dalam Form. Model tabel ini bertujuan agar tampilan tabel dalam form yang sesuai dengan model data nya. pada kasus ini akan memodelkan data dari objek kontak, dan memfilter beberapa Field nya.
Packake Utils akan disini kelas yang bertujuan sebagai ulitility dalam aplikasi. fungsi nya mirip dengan tools.
Libraries, kita akan menggunakan JDK 1.7 (default) dan librari dari DB4o(librari yang kita tambahkan secara manual di netbeans di netbeans).
Berikutnya kita akan buat berbagai form yang dibutuh kan diantaranya sebagai berikut :

dan
Part ke 3 akan membahas kelas dan fungsi yang ada

Sabtu, 17 Maret 2012

Membuat Aplikasi Buku Telepon Sederhana - Part1

Ada banyak aplikasi sejenis di internet, tapi tidak ada salahnya kita mengulas kembali. Tentu saja dengan cara kita. Kali ini kita coba membuat aplikasi buku telepon dengan menggunakan satu buah data objek dengan kelas Kontak. Tapi aplikasi ini akan berkembang dengan penambahan kelas lainnya, seperti Propinsi, Kabupaten, atau lainnya. hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pembelajaran konsep Object Oriented Programming(OOP).

Ok. langkah awal kita buat suatu skenario aplikasi ini.
  • bisa menampilkan data Kontak lewat tabel
  • melakukan penyimpanan, pengubahan, dan penghapusan data Kontak
minim sekali!! ya nanti kita update kalau ada penambahan
Berikutnya desain aplikasi. Kurang lebih desain nya seperti berikut :

Untuk desain form nya kita tunggu field-field yang ada di kelas Kontak.

Pada umumnya data kontak dalam buku telepon adalah berupa Nama, Telepon, dan Alamat. Akan kita buat menjadi Nama, Telepon 1, Telepon 2, Telepon 3, Alamat, dan satu lagi Field Keterangan atau Catatan.Kurang lebih seperti berikut :

Dari kelas Kontak tersebut kita dapat membuat form-form nya.
Akan dibahas di part 2. Untuk selanjutnya kita akan menggunakan tools Java, Netbeans dan DB4o.


Sabtu, 08 Oktober 2011

Struktur Kontrol dalam Java - Bagian 1 ( IF-Then, IF-Then-Else )

Flow Control dalam java sangat membantu kita dalam pengambilan berbagai keputusan. Untuk pengambilan keputusan kita dapat menggunakan IF-Then atau IF-Then-Else atau Switch. Sedangkan untuk perulangan atau yang biasa kita sebut "looping", dapat menggunakan For atau While atau Do-While, selain itu kita juga dapat menggunakan percabangan pernyataan yaitu Break, Continue, dan Return.

Dan dari kesemuanya diatas sudah pasti di support oleh java :D

Untuk bagian pertama ini saya akan memberikan beberapa contoh dalam penggunaan If-Then dan If-Then-Else. Berikut adalah beberapa contoh program nya :

IfSatuPilihan :
        import java.util.Scanner;
        public class IfSatuPilhan {
            public static void main(String args[]){
                Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                int bil;
                System.out.print("Masukan bilangan : ");
                bil = masuk.nextInt();
                if(bil==0)
                    System.out.print("Bilangan Nol");        
            }
        }
Hasil :

IfDuaPilihan :
        import java.util.Scanner;
        public class IfDuaPilhan {
            public static void main(String args[]){
                Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                int bil;
                System.out.print("Masukan bilangan : ");
                bil = masuk.nextInt();
                if(bil==0)
                    System.out.print("Bilangan Nol");
                else
                    System.out.print("Bilangan Bukan Nol");
            }
        }
Hasil :

IfJurusan :
        import java.util.Scanner;
        public class IfJurusan {
            public static void main(String args[]){
                Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                int pil;
                System.out.println("Masukan 1 pilihan 1 - 5");
                System.out.print("Masukan pilihan : ");
                pil = masuk.nextInt();
                if(pil==1)
                    System.out.print("Jurudan MI/D3");
                else if(pil==2)
                    System.out.print("Jurusan TK/D3");
                else if(pil==3)
                    System.out.print("Jurusan KA/D3");
                else if(pil==4)
                    System.out.print("Juusan TI/S1");
                else if(pil==5)
                    System.out.print("Jurusan SI/S1");
                else
                    System.out.print("Pilihan salah!!");
            }
        }
Hasil :

Determinan persamaan kuadrat :
        import java.util.Scanner;
        public class Determinan {
            public static void main(String args[]) {
                Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                double a,b,c,det;
                System.out.print("masukan nilai a = ");
                a = masuk.nextInt();
                System.out.print("masukan nilai b = ");
                b = masuk.nextInt();
                System.out.print("masukan nilai c = ");
                c = masuk.nextInt();           
                det=b*b-(4*a*c);              
                if(det == 0){
                    System.out.print("Hitung : "+b+" x "+b+" - ( 4 x"+a+" x "+c+
                            " ) \nHasil = "+det+" \nD=0 -> akar kembar");
                }else if(det > 0){
                    System.out.print("Hitung : "+b+" x "+b+" - ( 4 x"+a+" x "+c+
                            " ) \nHasil = "+det+" \nD>0 -> akar beda");
                }else if(det <0){
                    System.out.print("Hitung : "+b+" x "+b+" - ( 4 x"+a+" x "+c+
                            " ) \nHasil = "+det+" \nD<0 -> akar imajiner");
                }
            }
        }
Hasil :

End
Comming Soon - Downloadable fullcode and Explanation :D

Sekuensial On Java

Banyak sekali contoh- contoh permasalahan yang bersifat sekuensial. Untuk memecahkan suatu masalah tersebut kadang kita membutuhkan suatu alat atau tool untuk membantu kita untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Sekuensial sendiri artinya adalah pemrograman yang sederhana dan hanya dapat memecahkan masalah-masalah yang sederhana saja. 
Nah ada baiknya jika kita langsung melihat berbagai contoh masalah yang dapat kita selesaikan secara sekuensial.

Konversi dari meter ke centimeter dan inci
        import java.util.Scanner;
        public class KonversiMeter {
            public static void main(String args[]) {
                Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                float m, cm, inci;
                System.out.print("masukan ukuran dalam meter : ");
                m = masuk.nextFloat();
                cm = m*100;
                inci = m *100/2.54f;
                System.out.println("Ukuran dalam CM = "+cm);
                System.out.println("Ukuran dalam Inci = "+inci);
            }
        }
Hasil :

Konversi suhu dari celcius ke fahreinhet
        import java.util.Scanner;
        public class KonversiSuhuFah {
             public static void main(String args[]) {
               Scanner masuk = new Scanner(System.in);
               int celcius;
                float fahrenheit;
                System.out.print("masukan derajat celcius : ");
                celcius = masuk.nextInt();
                fahrenheit = 9f/5f*celcius+32f;
                System.out.println("Ukuran dalam Fahreinhet = "+fahrenheit);
            }
        }
Hasil :

Konversi suhu dari celcius ke fahreinhet,reamur, dan kelvin
        import java.util.Scanner;
        public class KonversiSuhuComplete {
             public static void main(String args[]) {
               Scanner masuk = new Scanner(System.in);
               int celcius;
                float fahrenheit,kelvin,reamure;
                System.out.print("masukan derajat celcius : ");
                celcius = masuk.nextInt();
                fahrenheit = 9f/5f*celcius+32f;
                reamure = celcius*4f/5f;
                kelvin = celcius+273;
                System.out.println("Ukuran dalam Fahreinhet = "+fahrenheit);
                System.out.println("Ukuran dalam Reamur = "+reamure);
                System.out.println("Ukuran dalam Kelvin = "+kelvin);
            }
        }
Hasil :

Menghitung nilai volume suatu tabung
        import java.util.Scanner;
        public class Tabung {
                public static void main(String args[]) {
                    //buat objek masuk dari kelas Scanner
                     Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                     //deklarasi variabel
                     int jari2,tinggi;
                     float volume;
                     //terima masukan untuk tinggi
                     System.out.print("Jari-jari tabung = ");
                     jari2 = masuk.nextInt();
                     //terima masukan untuk tinggi
                     System.out.print("Tinggi tabung = ");
                     tinggi = masuk.nextInt();
                     //rumus
                     volume = 3.14f * jari2 * jari2 *tinggi;
                     //tampilkan hasil volume
                     System.out.println("Volume Tabung = "+volume);
                }
        }
Hasil :

Menghitung nilai total praktikum mahasiswa
        import java.util.Scanner;
        public class NilaiPaktikum {
            public static void  main(String args[]){
                Scanner masuk = new Scanner(System.in);
                String nim, nama;
                float nilai_pretest,nilai_laporan,nilai_responsi,nilai_total;
                System.out.println("Program perhitungan nilai total praktikum");
                System.out.println("=========================================");
                System.out.print("Masukan Nim  : ");
                nim = masuk.nextLine();
                System.out.print("Masukan Nama : ");
                nama = masuk.nextLine();
                System.out.println("=========================================");
                System.out.print("Masukan nilai pretest   : ");
                nilai_pretest = masuk.nextFloat();
                System.out.print("Masukan nilai laporan   : ");
                nilai_laporan = masuk.nextFloat();
                System.out.print("Masukan nilai responsi  : ");
                nilai_responsi = masuk.nextFloat();
                nilai_total = (nilai_pretest*(20f/100f))+(nilai_laporan*(50f/100f))+(nilai_responsi*(30f/100f));
                System.out.println("=========================================");
                System.out.println("Nim  : "+nim);
                System.out.println("Nama : "+nama);
                System.out.println("Nilai total praktikum Anda adalah : "+nilai_total);
            }
        }
 
Hasil :


End
Comming Soon - Downloadable fullcode and explanation :D

Mengenal Operator Pada Java - "drty-way"

Operator merupakan simbol khusus yang menyajikan operasi khusus pada satu , dua , atau tiga operand dan kemudian akan mengembalikan hasilnya.

untuk berbagai operator pada java bisa anda lihat disini atau dapat anda cari disini

Sebagai bahan pengenalan, kita dapat menyimak berbagai program berikut :

Penjumlahan :
import java.util.Scanner;
public class Jumlah {
    public static void main(String args[]) {
        Scanner masuk = new Scanner(System.in);
        int A,B,jumlah;
        System.out.print("Bilangan 1 = ");
        A = masuk.nextInt();
        System.out.print("Bilangan 2 = ");
        B = masuk.nextInt();
        jumlah = A+B;
        System.out.println("Jumlah = "+jumlah);
    }
}
Hasil :

Aritmatika :
public class Aritmatika {
    public static void main(String args[]) {
        System.out.println("1 + 2 = "+(1+2));
        System.out.println("3 * 2 = "+(3*2));
        System.out.println("7 / 3 = "+(7/3));
        System.out.println("3 - 2 = "+(3-2));
        System.out.println("13 % 5  = "+(13%5));
        System.out.println("");
        System.out.println("1 + 2 * 3= "+(1+2*3));
        System.out.println("1 + 2 / 2= "+(1+2/2));
        System.out.println("9 - 2 % 2 = "+(9-2%2));
    }
}
Hasil :

Contoh lain :

import java.util.Scanner;
public class AllOperator {
    public static void main(String args[]) {
        Scanner masuk = new Scanner(System.in);
        int A,B,jml_tambah,jml_kali,jml_bagi,jml_mod,jml_kurang;
        System.out.print("Bilangan 1 = ");
        A = masuk.nextInt();
        System.out.print("Bilangan 2 = ");
        B = masuk.nextInt();
        jml_tambah = A+B;
        jml_kurang = A-B;
        jml_kali = A*B;
        jml_bagi = A/B;
        jml_mod = A%B;
        System.out.println("Hasil Operator Aritmatika");
        System.out.println("=========================");
        System.out.println("Jumlah = "+jml_tambah);
        System.out.println("Kurang = "+jml_kurang);
        System.out.println("Kali = "+jml_kali);
        System.out.println("Bagi = "+jml_bagi);
        System.out.println("Sisa = "+jml_mod);
    }
}
Hasil :

Contoh lain 2 :
import java.util.Scanner;
public class KelilingLuasLingkaran {
    public static void main(String arg[]){
        /* rumus keliling lingkaran = 2 * phi * jari-jari
         * Luas lingkaran 2*phi*jari-jari*jari-jari
         */
        Scanner masuk = new Scanner(System.in);
        float jari_jari,keliling,luas;
        float phi=3.14f;
        System.out.print("Masukan jari-jari lingkaran : ");
        jari_jari = masuk.nextFloat();
        keliling = 2*phi*jari_jari;
        luas = 2*phi*jari_jari*jari_jari;
        System.out.println("Keliling lingkaran = "+keliling);
        System.out.println("Luas lingkaran = "+luas);
    }
}
Hasil :

Contoh Lain 3:

import java.util.Scanner;
public class KelilingLuasPersegiPanjang {
    public static void main(String arg[]){
        /* rumus keliling  = 2*(panjang+lebar)
         * Luas = panjang*lebar
         */
        Scanner masuk = new Scanner(System.in);
        float panjang,lebar,luas,keliling;
        System.out.println("Menghitung Luas dan Keliling");
        System.out.println("      Persegipanjang");
        System.out.println("============================");
        System.out.print("Masukan panjang  : ");
        panjang = masuk.nextFloat();
        System.out.print("Masukan lebar  : ");
        lebar = masuk.nextFloat();
        keliling = 2*(panjang+lebar);
        luas = panjang*lebar;
       
        System.out.println("============================");
        System.out.println("Panjang   = "+panjang);
        System.out.println("Lebar     = "+lebar);
        System.out.println("Keliling  = "+keliling);
        System.out.println("Luas      = "+luas);
    }
}
Hasil :


End
Comming soon - with explanation and downloadable full :P

Jumat, 07 Oktober 2011

Implementasi Pemrograman Berorientasi Objek dengan Java - Kasus Persegi Panjang

Jika kita melihat suatu persegi panjang sebagai objek, maka kita akan medapatkan bagian-bagian dari objek persegi panjang tersebut. dimana persegi panjang secara umum memiliki :
  1. Panjang
  2. Lebar
  3. Luas
  4. Keliling
Untuk keliling dan luas, masing-masing memiliki rumus sebagai berikut :







Setelah didapatkan bagian-bagian dari persegi panjang maka dapat kita simpulkan bahwa untuk membuat suatu objek persegi panjang kita membutuhkan bagian-bagian tersebut. untuk menciptakan objek tersebut, kita akan membuat cetakan nya terlebih dahulu (kelas). Maka dalam struktur java dapat kita buat kelas PersegiPanjang seperti di bawah ini :

public class PersegiPanjang {
    public float panjang,lebar,luas,keliling;
    public PersegiPanjang() {
    }
        public PersegiPanjang(float panjang, float tinggi) {
        this.panjang = panjang;
        this.lebar = tinggi;
    }
    public void setPanjang(float panjang){
        this.panjang = panjang;
    }
    public void setLuas(float luas){
        this.luas = luas;
    }
    public void setKeliling(float keliling){
        this.keliling = keliling;
    }
    public void setTinggi(float tinggi){
        this.lebar = tinggi;
    }
    public float getPanjang(){
        return this.panjang;
    }
    public float getLebar(){
        return this.lebar;
    }
    public float getLuas(){
        return (this.panjang+this.lebar);
    }
    public float getKeliling(){
        return (2*(this.panjang+this.lebar));
    }
}

Setelah membuat cetakan atau kelas PersegiPanjang, maka kita tinggal membuat aplikasi atau program untuk menciptakan objek  persegi panjang dari kelas PersegiPanjang diatas seperti berikut ini :

public class LuasPersegiPanjang {
    public static void main(String args[]){
        //objek persegipanjang dengan konstuktor kosong
        PersegiPanjang pj = new PersegiPanjang();
        //objek persegipanjang dengan konstuktor yang sudah ditentukan
        // yaitu persegi panjang dengan panjang 7 dan tinggi 4
        PersegiPanjang pj2 = new PersegiPanjang(7, 4);
        //objekpersegipanjang(pj) di masukkan panjang dan tinggi
        pj.setPanjang(7);
        pj.setTinggi(4);
        //tampilkan luas dan keliling dari masing masing objekpersegipanjang
        //pj1
        System.out.println("Luas persegi panjang dari objek pj     = "+ pj.getLuas());
        System.out.println("Keliling persegi panjang dari objek pj = "+ pj.getKeliling());
        System.out.println("Panjang persegi panjang dari objek pj  = "+ pj.getPanjang());
        System.out.println("Lebar persegi panjang dari objek pj    = "+ pj.getLebar());
        //pj2
        System.out.println("\nLuas persegi panjang dari objek pj2     = "+ pj2.getLuas());
        System.out.println("Keliling persegi panjang dari objek pj2 = "+ pj2.getKeliling());
        System.out.println("Panjang persegi panjang dari objek pj2  = "+ pj2.getPanjang());
        System.out.println("Lebar persegi panjang dari objek pj2    = "+ pj2.getLebar());
    }
}

"pj" merupakan objek yang dibuat dari cetakan atau kelas PersegiPanjang dengan konstruktor kosong yang nanti nya harus di isi atau di set tinggi dan lebar dari objek tersebut, dalam hal ini panjang nya sebesar 7 dan lebar sebesar 4 pada fungsi setPanjang dan setLebar.

"pj2" merupakan objek yang dibuat dari cetakan atau kelas PersegiPanjang dengan konstruktor yang memiliki parameter panjang dan lebar, dalam hal ini panjang nya sebesar 7 dan lebar sebesar 4.

Hasil nya dapat kita lihat sebagai berikut :



Demikian implementasi pemrograman berorientasi objek menggunakan java dengan kasus persegi panjang. Sebagai latihan anda dapat mengubah kelas PersegiPanjang untuk mencari Panjang atau Lebar jika sudah diketahui Luas atau Kelilingnya. Anda juga dapat mengganti tipe float ke tipe data lain yang lebih cocok menurut anda :D..

Done.
* gambar rumus dan persegi panjang diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/Persegi_panjang

Rabu, 05 Oktober 2011

Program Konversi Meter ke Centimeter dan Inci

Ditemui suatu permasalahan konversi dari meter ke centimeter dan meter ke inci. Maka dapat mengambil beberapa rumus untuk mengkonversi nya. berikut adalah rumus konversi nya :

 centimeter= 100 x meter
 inci = 2,54 x meter
maka dapat kita buat program konversi dengan java, berikut kode program nya:
import java.util.Scanner;
public class KonversiMeter {
    public static void main(String args[]) {
        Scanner masuk = new Scanner(System.in);
        float m, cm, inci;
        System.out.print("masukan ukuran dalam meter : ");
        m = masuk.nextFloat();
        cm = m*100;
        inci = m *100/2.54f;
        System.out.println("Ukuran dalam CM = "+cm);
        System.out.println("Ukuran dalam Inci = "+inci);
    }
}
Berikut adalah hasil dari program jika kita memasukan angka 2 meter sebagai ukurannya :



Done.